Wako Hendri Arnis Dorong Koi Show jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi
- Minggu, 11-10-2026
PADANG PANJANG, KOMINFO — Wali Kota Hendri Arnis mendorong penyelenggaraan Koi Show 2026 agar terus berkembang menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menutup 5th Koi Show Sumbar dan Serambi Hobbies yang berlangsung selama tiga hari di GOR Bulu Tangkis Bancalaweh, Ahad (11/10/2026).
Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua TP-PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri, Staf Ahli TP-PKK Kota Ny Sri Wahyuni Allex, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Wako Hendri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan komunitas yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberlanjutan Koi Show perlu didukung perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan komunitas.
“Ke depan, kegiatan ini harus memiliki perencanaan yang lebih baik. Kita ingin kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan komunitas terus terjalin, sehingga kegiatan ini bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia menilai, publikasi melalui berbagai media juga menjadi faktor penting untuk memperluas jangkauan kegiatan dan menarik lebih banyak pengunjung. Dengan promosi yang lebih optimal, Koi Show diharapkan menjadi ruang bagi komunitas untuk memperluas jaringan, memperkenalkan koleksi, sekaligus memasarkan produk mereka.
Hendri berharap, pada penyelenggaraan Koi Show keenam mendatang, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga memberikan hasil ekonomi nyata bagi para peserta.
“Harapan kita, pada Koi Show keenam nanti, peserta yang ikut pameran bisa mempromosikan produknya dengan lebih baik dan membawa pulang hasil dari kegiatan ini. Jadi, bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi peserta,” harapnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang, lanjutnya, berkomitmen mendukung kegiatan komunitas yang berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi kreatif. Dukungan tersebut mencakup komunitas ikan koi, tanaman hias, hingga bonsai.
“Kita akan terus mendukung teman-teman komunitas, baik koi, tanaman hias maupun bonsai. Kita ingin kegiatan ini semakin menarik, sehingga masyarakat tertarik untuk datang, melihat, dan membeli produk yang dipamerkan,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan berbasis komunitas secara berkelanjutan, Padang Panjang diharapkan mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah, memperluas pasar produk peserta, serta menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (shintia)
